Laman

Wanita "Perfect"


Cantik,kulit putih bersih,rambut indah,tubuh bagus,hidung mancung sempurna,mata seperti biji almond,dan bibir merah tipis.Itulah gambaran wanita cantik pada umumnya.Setidaknya wanita cantik secara fisik.
Buta.
Ya,banyak orang yang buta ketika menilai seseorang,mereka hanya melihat keadaan seseorang dari luarnya saja tanpa mengetahui hal-hal dalam diri orang itu,seperti ketika melihat kecantikan seseorang.Karena hal itulah banyak perempuan yang mempermak seluruh tubuhnya agar dia bisa menjadi perempuan yang sempurna.
Seharusnya kita harus bersyukur karena telah diberikan kehidupan di dunia ini.Masa bodoh jika mendapatkan wajah yang cantik ataupun jelek.Bersyukurlah,sebenarnya semua wanita itu cantik,
tinggal sifat kita saja yang mempengaruhi cantik atau jeleknya seseorang.Di masa ini masih banyak orang yang lebih memilih kecantikan hati seseorang daripada kecantikan fisiknya.
Jika kamu merasa memiliki wajah yang tidak terlalu cantik tapi rendah hati dan memiliki hati yang baik,percayalah kamu akan menjadi seorang wanita yang cantik bila kamu bisa menjaga hati dan sikapmu terhadap orang lain sehingga banyak disukai dan dihormati orang .Sebaliknya,jika kamu merasa kamu sudah perfect tetapi orang-orang tidak menyukaimu bahkan saat dibelakangmu banyak yang membicarakan tentangmu,lihatlah betapa besarnya kepalamu itu dan mulailah intropeksi diri sehingga kecantikan fisik yang sudah Tuhan berikan kepadamu tidak kau perburuk dengan buruknya hati dan sikapmu.
 Jadilah seorang wanita yang cantik luar maupun dalam,percuma saja mempermak wajah agar menjadi lebih cantik jika hatimu jelek,bersyukurlah atas apa yang telah kamu terima dari Tuhan. Jadilah dirimu sendiri. 
just be yourself

Sampai disini post tentang wanita"perfect" ini,aku menulisnya sebagai penyemangat seorang wanita yang tidak percaya diri dengan keadaan fisiknya.

Tidak ada wanita perfect di dunia ini kecuali jika kamu di dunia ini sudah cantik luar maupun dalam maka kelak kamu akan benar-benar menjadi wanita perfect di surga nanti seperti layaknya bidadari.


No comments:

Post a Comment

.